Materi Teks Iklan (Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contohnya)

Materi Teks Iklan (Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contohnya) – Iklan merupakan salah satu hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Hampir tiap hari kita melihat barang dan jasa di tawarkan di berbagai media seperti televisi, internet, radio, majalah, dan surat kabar. Namun, apakah anda mengetahui unsur-unsur yang terkandung dalam teks iklan tersebut?

Kita semua pasti pernah berinteraksi dengan sebuah teks yang didalamnya menawarkan produk, barang, dan jasa walaupun hanya sekali dua kali. Teknik promosi tersebut biasa disampaikan melalui televisi yang notabennya menjadi media paling general (umum). Namun, ada kalanya orang memberikan penawaran melalui teks iklan untuk kategori produk dan pangsa pasar tertentu. Brosur untuk menabung di Bank Danamon misalnya, atapun iklan online yang sering kita temui ketika mengakses website.

Materi Teks Iklan (Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contohnya
Materi Teks Iklan (Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contohnya

Tujuan dibuatnya teks iklan agar orang bersedia membeli/menggunakan produk barang dan jasa tersebut. Oleh karenanya, iklan harus dibuat semenarik mungkin sesuai dengan kaidah yang berlaku. Meskipun terdengar simpel, ternyata masih banyak siswa yang tidak mengetahui aspek apa saja yang ada pada teks iklan. Mayoritas siswa hanya bisa mengenali iklan tersebut tanpa bisa menyebutkan unsur-unsurnya seperti struktur dan kaidah kebahasaan.

Dalam dunia pendidikan, teks iklan mulai diajarkan pada siswa semenjak di bangku sekolah menengah atas. Pendalaman materi terkait materi teks iklan pun mulai diberikan di kelas 9 sebagai persiapan sebelum ujian akhir siswa. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas seluk beluk materi teks iklan mulai dari pengertian, struktur teks iklan, kaidah kebahasaan, dan contoh teks iklan itu sendiri.

Pengertian Teks Iklan

Ada banyak sekali teori yang menyebutkan pengertian iklan di berbagai jurnal bisnis. Mayoritas orang mengartikan teks iklan sebagai bentuk promosi tertulis yang dilakukan seseorang untuk melakukan penjualan. Namun, jika ditinjau dari kacamata pendidikan pengertian tersebut bisa berbeda. Mengapa demikian? Karena kita melihatnya dari sudut pandang yang berbeda yakni dari para ahli tata bahasa, dan secara umu.

Pengertian Iklan Secara Umum

Pengertian teks iklan adalah salah satu media terbaik untuk mempromosikan produk barang dan jasa kepada konsumen. Teks iklan mampu mencakup hampir seluruh lapisan masyarakat lewat cara penyampaian dan penyusunan yang sesuai. Fungsi sosial sekaligus tujuan utama teks iklan adalah untuk memperkenalkan/menarik minat pelanggan untuk mengenali dan membeli produk barang atau jasa yang diiklankan. Iklan tersebut bisa disampaikan melalui beragam pendekatan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Persaingan di industri periklanan terus meningkat semenjak kemunculan internet. Maka dari itu, banyak orang berlomba menemukan metode baru, unik, dan paling efektif agar pesan dalam contoh teks iklan tersebut bisa tersampaikan pada pembacanya. Mulai dari tata bahasa yang menarik dan elegan, tulisan yang simpel dan singkat, hingga menambahkan ilustrasi untuk membuatnya lebih menarik.

Jika disederhanakan, pengertian teks iklan adalah sebagai media penyampai pesan kepada konsumen untuk menggunakan suatu produk. Teks iklan memiliki konsep yang hampir sama dengan pengumuman. Hanya saja, pengumuman bersifat netral sedangkan iklan bersifat lebih persuasif dan membujuk pembacanya untuk mengikuti arahan pada iklan tersebut.

Pengertian Iklan Menurut Para Ahli

Setiap ahli tata bahasa memiliki pandangan berbeda tentang pengertian teks iklan. Maka, kita pun juga harus mempelajari dan membuat simpulan dari berbagai perbedaan sudut pandang tersebut. Dalam sesi ini kita akan mendalami pengertian teks iklan menurut para ahli, diantaranya adalah:

KBBI
Berdasarkan kamus besar bahasa indonesia, teks iklan bisa diartikan sebagai tulisan yang memuat pesan untuk mendorong ataupun membujuk orang banyak agar mereka menggunakan produk yang diiklankan.

Courtland L. B.
Tidak hanya pakar dalam negeri saja yang memberikan pendapat terkait definisi teks iklan, melainkan pakar dari luar negeri juga. Courtland mendefinisikan teks iklan sebagai bentuk komunikasi non personal yang sifatnya berbayar. Komunikasi yang terjalin tersebut mengandung unsur persuasif tentang sebuah produk barang, jasa, dan ide melalui media cetak/elektronik.

Professor Rhenald K.
Pakar yang berasal dari dalam negeri ini mengartikan teks iklan sebagai sebuah pesan atau lebih tepatnya penawaran tentang sebuah produk kepada publik.

Dari penjelasan diatas kita bisa simpulkan bahwa pengertian teks iklan adalah sebuah promosi tertulis yang disajikan dengan gaya bahasa menarik, unik, dan singkat. Lantas apakah teks simpel seperti itu memiliki struktur? tentu saja punya. Kita akan melanjutkan pembahasan menuju struktur teks tersebut.

Struktur Teks Iklan

Semua teks dalam bahasa indonesia memiliki struktur khusus yang berbeda satu sama lain. Struktur ini sifatnya mutlak sebagai kerangka awal penulisan teks yang baik dan benar. Begitu juga dengan teks iklan yang notabennya sebagai salah satu media penyampai pesan. Struktur teks iklan inilah yang menjadi acuan dalam penulisan iklan yang baik dan benar.

Baca juga: Materi Teks Prosedur Kompleks (Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contohnya)

Meskipun terlihat sederhana, namun kita wajib mengetahui setiap bagian yang menjadi struktur teks iklan tersebut. Nah, ada 3 komponen utama yang menyusun sebuah iklan. Pertama adalah bagian judul, selanjutnya adalah nama produk, dan yang terakhir adalah deskripsi dari produk itu sendiri. Silahkan simak penjelasan di bawah ini untuk keterangan lebih lanjut.

Judul

Judul merupakan bagian struktur teks iklan tidak boleh dilewatkan untuk ditulis. Melalui judul inilah pembaca bisa mengetahui gambaran dasar tentang apa yang sedang diiklankan. Seperti pada umumnya, judul bisa kita temukan pada bagian atas teks sebelum bagian deskripsi.

Penulisan judul bisa mencakup nama produk, ataupun kalimat persuasif untuk menarik minat pembaca. Namun, tidak semua teks iklan mencantumkan judul dengan kriteria diatas. Adapula contoh teks iklan yang langsung menggunakan nama produknya sebagai judul. Tidak ada patokan pasti untuk menuliskan struktur teks iklan yang satu ini. Tetapi, kita harus mengingat prinsip judul yang efektif (singkat, padat, dan jelas).

Dalam prakteknya, pemilihan judul harus dibuat semenarik mungkin. Bahkan ada pula yang menggunakan bahasa yang tergolong aneh untuk membuatnya unik. Misalnya saja iklan dengan judul “stop, jangan baca jika tidak ingin tambah tinggi“. Kalimat tersebut meskipun berisi larangan tapi justru membuat orang yang membacanya menjadi penasaran.

Produk

Adanya produk yang ditawarkan menjadi salah satu syarat mutlak penulisan teks iklan. Tanpa ada produk tentu tidak akan ada iklan untuk ditampilkan. Nama produk juga merupakan hal mendasar yang nantinya akan mempengaruhi struktur teks iklan lainnya seperti judul, deskripsi, dan gaya penyampaiannya.

Deskripsi

Deskripsi produk adalah bagian utama dalam struktur teks iklan yang didalamnya berisikan penjelasan tentang suatu produk. Penjelasan tersebut disampaikan menggunaan gaya bahasa atraktif dan informatif secara singkat. Mengingat pembaca tidak suka gaya penyampaian yang bertele-tele, maka sebisa mungkin kita harus menulis deskripsi teks iklan secara efektif.

Bagian deskripsi juga harus mengakomodasi penyampaian informasi yang lebih spesifik. Misalnya saja, nama produk, manfaat, spesifikasi, bagaimana cara mendapatkannya, dan lain sebagainya. Seluruh informasi tersebut dirangkum menjadi tulisan singkat bergaya persuasif sesuai dengan kaidah kebahasaan yang berlaku.

Itulah 3 struktur teks iklan yang wajib kita ketahui penggunaanya. Selain struktur diatas, kita juga tidak boleh melupakan adanya unsur kebahasaan yang turut serta menjadi aturan dasar penulisan teks iklan.

Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

Kaidah kebahasaan mengatur segala aturan terkait penulisan teks iklan. Aturan tersebut mencakup pemilihan kata, gaya bahasa, dan unsur unsur kebahasaan lainnya. Meskipun terlihat ribet, tapi pada dasarnya teks iklan memiliki kaidah kebahasaan yang mudah untuk dihafalkan.

Kalimat Persuasif
Penggunaan kalimat persuasif menjadi unsur bahasa yang paling mencolok dalam contoh teks iklan. Setiap jenis iklan tentunya berisikan pesan mengajak dan meyakinkan pembacanya. Maka dari itu, digunakanlah kalimat persuasif untuk membujuk para pembaca agar setuju dengan pendapat penulis. Melalui ajakan inilah akhirnya pembaca akan tertarik dan menggunakan produk yang diiklankan.

Penggunaan Subjek Orang Pertama
Biasanya, teks iklan akan menggunakan subjek orang pertama untuk merepresentasikan penulis/instansi yang mengiklankan suatu produk. Misalnya saja penggunaan kata aku, kami, saya, dan lain sebagainya.

Memakai Slogan
Slogan adalah kalimat ataupun kata kata menarik, mudah diterima, dan mencolok sehingga menjadi icon. Penggunaanya pun juga sangat fleksibel tidak hanya sebatas pada iklan saja. Misalnya saja pada kampanye, poster, pengumuman, dan lain sebagainya. Inilah magnet utama yang bisa menarik minat orang untuk membaca teks bergaya persuasif termasuk teks iklan.

Slogan merupakan unsur esensial yang harus diperhatikan dalam menyusun contoh teks iklan. Untuk menjaga kaidah kebahasaan teks iklan ini tetap efektif, maka slogan harus disusun secara singkat menggunakan bahasa yang menarik namun tetap mencover fungsinya sebagai media penyampai pesan. Jadi jangan terlalu melebih-lebihkan penggunaan unsur bahasa yang satu ini. Usahakan simpel, padat, namun berkesan di mata pembaca.

Baca juga: Materi Teks Eksemplum (Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contohnya)

Dalam sebuah teks iklan, slogan memiliki peran penting untuk memberikan deskripsi singkat barang/jasa yang ditawarkan. Lewat slogan yang tepat sebuah iklan akan mudah di kenal dan diingat oleh masyarakat luas. Misalnya saja slogan “senyum pepsodent” yang mengarah pada merk pasta gigi Indonesia. Kita pasti sudah mengenalnya sejak dulu karena slogan tersebut singkat, padat, mengandung merk, dan sering muncul di televisi.

Ciri Ciri Teks Iklan

Kita sudah mengetahui kaidah kebahasaan teks iklan dalam penjabaran diatas. Selain itu, kita juga telah mempelajari struktur teks dan pengertianya secara lengkap. Lantas apakah anda sudah paham dan bisa mengidentifikasi jenis teks iklan? sejatinya, teks ini sangat mudah untuk dikenali. Bahkan, tanpa disadari kita selalu berinteraksi dengan teks iklan setiap harinya. Contohnya seperti saat kita membuka situs web yang didalamnya menayangkan iklan.

Tapi dalam dunia pendidikan kita harus bersikap relevan dan menentukan segalanya menggunakan ilmu pemahaman. Maka dari itu, silahkan simak ciri ciri teks iklan di bawah ini:

  • Ada produk barang atau jasa untuk diiklankan/dipromosikan.
  • Deskripsi produk yang ditulis secara menarik.
  • Terdapat slogan atau kalimat yang bersifat persuasif (ajakan).
  • Pemilihan kata yang memikat dan menarik minat pembaca.
  • Mengandung unsur utama komunikasi (produsen, konsumen, slogan).

Itulah ciri ciri dan kaidah kebahasaan teks iklan yang wajib kita ketahui sejauh ini. Setelah membacanya, saya harapkan anda tidak kebingungan lagi menjawab pertanyaan terkait unsur kebahasaan teks iklan.

Contoh Teks Iklan

Pada sesi terakhir kita akan membaca dan mencoba menganalisa tiap unsur yang terdapat pada contoh teks iklan singkat. Sebenarnya, ada banyak sekali contoh teks iklan yang bisa kita temukan tanpa harus mencarinya di internet.

Contoh Teks Iklan Penjualan

Iklan tentang penjualan menjadi salah satu contoh umum yang bisa kita temukan dalam keseharian. Iklan ini berfokus pada produk-produk yang berhubungan dengan kebutuhan manusia baik secara umum maupun spesifik. Misalnya saja teks ataupun brosur yang didalamnya memuat iklan mobil dijual, sembako murah di supermarket, dan lain sebagainya.

contoh teks iklan penjualan mobil
contoh teks iklan penjualan mobil

Sebagai gambaran, silahkan simak iklan penjualan mobil toyota diatas. Kita bisa mengidentifikasi setiap unsur yang ada di dalamnya. Mulai dari penggunaan bahasa yang formal, ringan, namun menarik. Penyampaian infomasi secara mendatail dari spesifikasi produk yang dijual. Contact person untuk menghubungi pengiklan hingga pembuatan desain teks iklan yang professional.

Contoh Teks Iklan Produk

Teks iklan produk memiliki konsep yang hampir sama dengan contoh sebelumnya. Hanya saja, jenis iklan yang satu ini lebih berfokus pada kegiatan mempromosikan suatu produk untuk kepentingan branding. Biasanya produk yang diiklankan masih baru dan perlu diiklankan agar lebih dikenal masyarakat banyak. Namun tidak menutup kemungkinan juga produsen membuat teks iklan meskipun produknya sudah dikenal khalayak umum untuk memperkuat brand mereka.

Contoh iklan produk aqua
Contoh iklan produk aqua

Misalnya saja seperti produk aqua yang notabennya telah menjadi perusahaan air meneral kemasan di Indonesia. Berbagai slogan, iklan menarik, hingga konsep yang unik selalu diangkat aqua untuk menarik perhatian publik. Contohnya saja pemasangan teks iklan pada billboard diatas.

Contoh Teks Iklan Lowongan Kerja

Tidak hanya barang dan jasa saja yang bisa diiklankan lewat media cetak/digital. Melainkan ada pula iklan lowongan kerja yang notabennya ditujukan untuk pengangguran. Contoh teks iklan yang satu ini berfokus pada penyampaian informasi tentang adanya lowongan kerja di suatu tempat.

Baca juga: 12 Contoh Teks Iklan Singkat, Unik, Menarik Beserta Struktur dan Kaidahnya

Iklan lowongan kerja bertujuan untuk mendapatkan kandidat karyawan yang sesuai dengan persyaratan pemberi kerja. Iklan tersebut bisa disampaikan dalam bentuk leaflat, brosur, iklan di internet dan lain sebagainya. Contoh teks iklan lowker biasanya akan disampaikan secara singkat, seperlunya dan menggunakan bahasa formal. Di era perkembangan jaman seperti saat ini, iklan lowongan kerja bisa didapatkan melalui berbagai website yang mengakomodasi penyampaian informasi tersebut. Silahkan amati iklan lowongan kerja di bawah ini:

Contoh teks iklan lowongan kerja

Pada contoh teks iklan diatas kita bisa mendapatkan informasi berupa posisi pekerjaan, kriteria pelamar, syarat dan kualifikasi umum. Memberikan deskripsi singkat yang memberikan gambaran awal tetntang pekerjaan. Selain itu, tercantum pula kontak yang bisa dihubungi terkait pekerjaan yang ditawarkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here