Sintak PJBL Model Pembelajaran Berbasis Proyek, Langkah, Tahapan, dan Penjelasanya

Posted on

Sintak PJBL Model Pembelajaran Berbasis Proyek, Langkah, Tahapan, dan PenjelasanyaProject Based Learning adalah model pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pemecahan masalah. PJBL bisa dilakukan baik secara mandiri maupun berkelompok sehingga sangat cocok mengembangkan tanggung jawab dan kerjasama.

Sebagai tenaga pengajar kita wajib menguasai model pembelajaran berbasis projek. Mengapa demikian? sebab lewat rangkaian sintak PJBL yang tepat maka akan mengantarkan siswa pada kondisi belajar terbaik. PJBL juga menjadi salah satu alternatif metode untuk membangun karakter siswa.

Sintak sendiri mengacu pada urutan langkah yang harus ditempuh sesuai dengan apa yang sudah direncanakan. Dengan adanya sintak maka penerapan RPP akan berjalan lancar sesuai alurnya.

Sintak PJBL Model Pembelajaran Berbasis Proyek, Langkah, Tahapan, dan Penjelasanya

Meningkatkan kualitas pelajaran dan mutu pendidikan bukanlah hal yang mudah. Apalagi dengan dinamika kurikulum yang berubah ubah seperti sekarang. Guru dituntut harus benar-benar mampu beradaptasi menyesuaikan tuntutan perkembangan jaman.

Salah satu upaya mencapai tujuan itu yakni menguasai semua pendekatan, metode, dan model pembelajaran. Namun terkadang guru hanya berfokus pada satu model saja sehingga proses KBM terkesan jadi monoton.

Meski sekarang kurikulum terus berkembang dan mengarah pada kurikulum merdeka. Namun tidak serta merta membuat model PJBL menjadi tidak valid untuk diterapkan di masa kini. Justru berkat program merdeka itulah kita bisa mengembangkan sintak PJBL menjadi lebih efektif.

Dalam sintak model pembelajaran berbasis proyek terdapat 3 bagian penting. Yakni langkah kerja yang merepresentasikan tahapan pembelajaran. Aktivitas guru serta aktivitas peserta didik itu sendiri. Untuk memahami lebih lanjut seperti apa model PJBL dalam RPP simaklah penjelasan di bawah.

Sintak PJBL

Langkah kerjaAktivitas GuruAktivitas Siswa
Menentukan Topik / Pertanyaan MendasarGuru menyampaikan topik pembelajaran dan mengajukan pertanyaan kepada siswa bagaimana cara memecahkan suatu masalah.Siswa menyimak lalu mulai mengajukan pertanyaan apa yang harus dilakukan.
Mendesain / Perencanaan ProyekGuru membagi lalu memastikan siswa mengetahui prosedur proyek yang akan dilaksanakan.Peserta didik mulai berdiskusi membuat perencaan proyek. Pada tahapan ini siswa mulai membagi tugas, mempersiapkan alat dan bahan, media, dan semua yang dibutuhkan.
Menyusun Jadwal ProyekBersama sama, guru dan peserta didik menyepakati jadwal pembuatan proyek yang meliputi agenda hingga tenggang waktu pengumpulan.Bersama kelompok peserta didik menyusun jadwal pembuatan proyen daria wal sampai batas pengumpulan.
Proses Monitoring ProyekSecara berkala guru memantau keterlibatan peserta didik dan progres yang sudak dilaksanakan. Membimbing apabila terdapat kesulitan. Guru juga memantau keaktivan, dan perkembangan mereka.Peserta didik melaksanakan proyek sesuai jadwal yang sudah dibuat. Secara berkelompok peserta didik dapat mendiskusikan kendala yang dialami selama menyelesaikan proyek.
Menguji HasilGuru mendiskusikan hasil proyek dan memberikan arahan untuk perbaikan.Bersama guru, siswa mendiskusikan hasil proyek sebelum dikumpulkan. Menanyakan kesesuaikan, kelayakan, serta membuat laporan untuk selanjutnya dipaparkan pada kelompok lain.
Evaluasi Pengalaman BelajarGuru membimbing presentasi proyek, memberikan tanggapan, dan bersama peserta didik melakukan refleksi bersama.Secara berkelompok / individu peserta didik memaparkan hasil proyek di depan kelas. Peserta didik saling memberi tanggapan yang bersifat membangun dan membuat simpulan hasil proyek.
Sintak PJBL

Langkah Langkah Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL)

Pada tabel di atas telah saya jelaskan langkah kerja dan aktivitas baik guru maupun peserta didik secara lengkap. Apabila kalian menyusun modul ajar kurikulum merdeka lalu memilih untuk menggunakan PJBL maka masukan 6 sintak di atas dalam dokumen.

Karena Project based learning masih tergolong model baru maka belum semua guru menguasainya. Hal itu terbukti dari berbagai keluhan dan pertanyaan yang datang. Maka dari itu, untuk membantu kalian menguasai model Pembelajaran berbasis proyek akan saya jabarkan kiat-kiat suksesnya.

Menentukan Topik dan Merumuskan Pertanyaan

Tahapan sintak PJBL ini mengharuskan guru menguraikan pemilihan topik yang menarik dan relevan. Memberikan gambaran tentang bagaimana siswa dapat terlibat dalam menentukan fokus proyek mereka juga sangatlah penting. Sebab hal itu nantinya dapat membantu penyusunan jadwal dan kerangka kerja yang baik.

Membuat rumusan pertanyaan mendasar jadi kunci utama untuk menciptakan proyek. Jadi, setiap kali melaksanakan model pembelajaran PJBL maka hendaknya kita selalu membuat rumusan baik pertanyaan dan tujuan.

Proyek harus didasarkan pada topik yang bersifat kontekstual. Sedangkan rumusan pertanyaan harus bermuara para pemecahan masalah sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Alangkah baiknya, guru memberikan proyek yang mudah untuk didesain sesuai tingkatan peserta didik. Contoh: membuat poster, leaflat, presentasi kelompok, dll.

Merencanakan dan Mendesain Proyek

Dalam sintak PJBL juga terdapat tahapan dimana guru dan peserta didik mulai membuat desain atau rencana proyek. Adapun aspek yang terkandung dalam tahapan ini terdiri dari penetapan tujuan, pembagian tugas, tanggung jawab individu, menyusun kerangka proyek, dan lain-lain.

Perencanaan secara terperinci akan memudahkan peserta didik melaksanakan proyek dan meminimalisir kendala.

Usahakan untuk memanfaatkan bahan, media, dan alat yang mudah untuk ditemukan. Sehingga peserta didik tidak merasa dibebani oleh sesuatu di luar kemampuan mereka. Contoh: memanfaatkan bahan bekas lalu menghasilkan produk bernilai guna.

Membuat Jadwal Proyek

Setiap sintak PJBL pasti selalu mencantumkan pembuatan jadwal proyek. Dengan menyusun jadwal maka peserta didik dapat mengelola waktu mereka secara efisien untuk menyelesaikan proyek. Dalam model pembelajaran berbasis proyek biasanya sudaht ersedia format jadwal yang dapat langsung diikuti.

Meski sintak PJBL mengharuskan pembuatan jadwal tapi sifatnya tidaklah terlalu mengikat. Setiap membuat proyek tidak harus terselesaikan dalam waktu seminggu. Sehingga guru dapat menyesuaikan jadwal tersebut sesuai keadaan dan kebutuhan.

Membuat penyesuaian antara waktu dan tingkat kesulitan proyek menjadi landasan utama saat membuat jadwal.

Monitoring dan Evaluasi

Memantau dan memastikan proses selalu on track termasuk kewajiban setiap guru. Apabila dibiarkan tanpa pantauan maka bisa jadi progres akan mangkrak dan proyek tak kunjung selesai sesuai jadwal yang dibuat.

Maka, langkah selanjutnya dalam sintak PJBL yakni memonitoring dan mengevaluasi kinerja siswa selama melaksanakan proyek. Guru dapat memberikan bimbingan secara langsung ataupun memberikan koreksi apabila terdapat kesalahan. Sehingga proses pembuatan proyek dapat berjalan lancar dan efektif.

Pada tahapan ini guru juga wajib memastikan setiap individu mendapatkan peran dan tugas masing-masing.

Pengujian Hasil

Setelah melewati proses pelaksanaan dan evaluasi maka peserta didik dapat mempresentasikan hasil proyek mereka. Proses PJBL pada tahapan ini lebih menekankan pemaparan hasil sehingga terjalin komunikasi aktif baik antar siswa, maupun guru dan siswa.

Pada saat menguji hasil proyek guru dapat menggunakan penilaian autentik. Jenis penilaian satu ini lebih mengedepankan kemampuan peserta didik dalam merencanakan, menerapkan, dan memaparkan produk pada orang lain.

Evaluasi Pengalaman

Sintak PJBL ditutup dengan evaluasi pengalaman belajar secara bersama. Guru dapat memimpin atau menginisiasi proses diskusi sehingga peserta didik dapat membuat simpulan akhir dari proyek yang sudah dilakukannya.

Dengan memahami sintak model PJBL di atas baik guru maupun siswa dapat menciptakan pengalaman belajar bermakna. Model pembelajaran berbasis project juga dapat meningkatkan kreativitas, mengembangkan rasa tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis secara bertahap.

Tips Penerapan Sintak PJBL

Setelah benar-benar memahami sintak PJBL di atas maka saya akan lanjutkan dengan memberikan tips penerapanya. Tips ini berguna untuk memaksimalkan model pembelajaran berbasis proyek agar memperoleh outpul secara maksimal.

Adapun kiat kiat yang dapat dilakukan untuk menciptakan model pembelajaran PJBL yang efektif adalah:

  1. Ciptakan Lingkungan Belajar yang Kondusif dan Kolaboratif. Misalnya sasilitasi ruang yang mendukung kerjasama dan kreativitas.
  2. Berikan Panduan yang Jelas dan Berkelanjutan. Sebab siswa perlu petunjuk yang jelas untuk membimbing mereka selama seluruh proyek.
  3. Lakukan Penilaian Secara Formatif dan Sumatif. Gabungan penilaian berkesinambungan dan akhir proyek akan memberikan gambaran yang lengkap tentang pencapaian siswa.

Dalam pelaksanaanya terkadang guru juga mengalami kendala saat memakai model PJBL. Misalnya keterbatasan waktu dan sumber daya, kesulitan penilaian, kesulitan padasaat melakukan monitoring atau bimbingan.

Maka dari itu kita juga perlu mempertimbangkan beberapa aspek dan melakukan tindak penanganan. Apabila dalam prakteknya kalian mengalami masalah saat mengikuti sintak PJBL di atas maka ikutlah beberapa poin berikut:

  1. Apabila kemampuan peserta didik masih dirasa kurang maka lakukan drilling dari pola LOTS ke HOTS secara perlahan. Sehingga mereka dapat membangun pengetahuan baru secara bertahap.
  2. Simulasikan situasi nyata sehingga peserta didik akan mulai berpikir kritis.
  3. Tentukan aspek keterampilan apa yang ingin dipakai untuk menyelesaikan proyek berdasar situasi nyata.
  4. Pertimbangkan alokasi waktu pada saat pembelajaran. Sehingga guru pun akan memiliki manajemen waktu yang lebih baik.
  5. Menentukan output yang ingin dihasilkan dari pembelajaran.
  6. Menganalisis keterampilan masing-masing peserta didik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *