Proses Terjadinya Air Tanah Dalam Siklus Hidrologi

Proses Terjadinya Air Tanah Dalam Siklus Hidrologi – Air menjadi kebutuhan primer semua makhluk hidup baik manusia, tumbuhan, serta hewan. Eksistensinya bahkan bisa kita samakan seperti udara dan unsur alam yang lain.

Proses terjadinya air tanah dalam siklus hidrologi
Siklus Hidrologi

Air bisa kita dapatkan dari berbagai sumber seperti sungai, laut, danau, dan sebagainya. Dalam kehidupan nyata, manusia cenderung memakai air tanah untuk menunjang kehidupan. Proses terjadinya air tanah yang melalaui berbagai siklus membuatnya menjadi sumber yang paling murni, bersih, dan sehat.

Materi yang sedikit banyak membahas siklus air tanah biasanya sudah mulai diajarkan ketika siswa duduk di bangku SMP. Cakupan pembahasan yang tak terlalu luas membuatnya mudah untuk kita kuasai. Kendati demikian masih banyak siswa yang tak mengetahui proses air tanah yang terjadi di sekitar mereka. Padahal sedikit banyak materi ini pasti muncul saat ujian berlangsung.

Contents

Proses Terjadinya Air Tanah Dalam Siklus Hidrologi

Pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama membahas seperti apa siklus air tanah yang terjadi. Air tanah berasal dari air hujan yang meresap ke dalam bumi dan keluar ke permukaan bumi dalam bentuk mata air atau resapan. Lapisan tanah di dalam bumi yang mudah dilewati atau membawa air itu disebut dengan sebutan akuifer atau pembawa air.

Secara garis besar, air mampu mengisi lapisan tanah disebabkan karna adanya proses infiltrasi serta perkolasi. Infiltrasi ini ialah gerakan resapan air ke dalam tanah dengan melalui pori-pori tanah serta Perkolasi ialah gerakan air yang meresap kedalam tanah dengan melalui celah bebatuan sampai menjadi jenuh.

Air tanah adalah air yang eksistensinya berada pada lapisan di bawah permukaan tanah. Tingkat kedalaman letaknya tidak sama pada setiap tempat. Maknanya proses terjadinya air tanah sangat dipengaruhi oleh jenis serta karakteristik permukaan tanah itu sendiri. Kekdudukan lapisan tanah yang mampu menyimpan kandungan air juga menjadi faktor utama.

Permukaan yang merupakan bagian atas dari tubuh air itu disebut muka air tanah atau permukaan freatik. Kedalaman air yang terdapat pada sumur-sumur yang digali merupakan cerminan kedalaman air tanah pada suatu tempat. Air tanah berasal dari air hujan, laut, atau magma.

Pengertian Air Tanah

Sebelum saya jelaskan proses terjadinya air tanah dalam siklus hidrologi. Ada baiknya kalian simak terlebih dulu pengertiannya. Air tanah adalah salah satu bentuk air yang berada di sekitar bumi kita dan terdapat di dalam tanah. Air tanah pada umumnya terdapat dalam lapisan tanah baik dari yang dekat dengan permukaan tanah sampai dengan yang jauh dari permukaan tanah.

Air tanah yang jernih umumnya dapat kita jumpai di daerah pegungungan dan jauh dari daerah industri. Sehingga biasanya penduduk dapat langsung mengkonsumsi jenis air ini. Sedangkan air tanah yang terdapat di daerah industri sering kali tercemar.

Proses terjadinya air tanah memang tak terlalu jauh dengan siklus hidrologi. Siklus yang baik mampu menghasilkan air tanah berkualitas dan menyehatkan. Hal ini tentu berkebalikan apabila di satu daerah mengalami siklus hidrologi yang buruk.

Meski masih dalam keadaan baik, tapi kalau pihak industri kurang peduli terhadap lingkungan maka berpotensi membuat pencemaran. Air tanah yang tercemar umumnya diakibatkan oleh ulah masusia yang kurang bahkan tidak perduli akan lingkungan sekitar.

Proses Terjadinya Air Tanah

Air tanah ini akan selalu ada apabila suatu daerah memiliki daerah resapan air yang cukup baik. Sehingga Salah satu daerah resapan air tersebut adalah hutan. Apakah kalian Ingin tahu bagaimana proses terjadinya air tanah atau pembentukan air tanah?

Tahap penguapan dan hujan

Proses terbentuknya air tanah ini bermula dari air yang bergerak meninggalkan tanah ke udara melalui proses penguapan. Kemudian air yang menguap tersebut menjadi awan. Setelah menjadi awan, turun lagi ke tanah dalam bentuk air hujan. Air hujan tersebut akan mengalir ke permukaan tanah dan membentuk sungai, rawa, dan danau. Sebagian lagi akan masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah – celah dan pori – pori tanah serta bebatuan.

Tahap air meresap

Air yang masuk ke dalam tanah ini menjadi air cadangan atau sumber mata air. Biasanya, air yang berada di dalam tanah ini letaknya mulai dari puluhan hingga ratusan meter di bawah tanah. Tidak hanya meresap pada tanah, air hujan tersebut juga meresap pada bebatuan. Jenis bebatuan yang dapat diresapi oleh air tersebut dinamakan dengan permeable.

Tahap filterisasi air

Air tanah dapat terletak pada puluhan hingga ratusan meter di bawah permukaan bumi. Lapisan batuan yang lolos air disebut dengan permeable dan yang tidak lolos atau kedap air disebut impermeable. Lapisan yang lolos air terdiri atas pasir, kerikil, batu apung, dan juga batuan retak sedangkan yang kedap air terdiri atas napal dan tanah liat.

Sebenarnya memang tanah liat dapat menyerap air namun setelah jenuh maka tanah tidak dapat menyerap air lagi. Proses terjadinya air tanah termasuk salah satu faset dalam daur hidrologi. Urutan bertahap yang dilalui air dari atmosfer ke bumi dan kembali kle atmosfer secara berulang.

Setalah kalian membaca penjelasan tentang bagaimana proses air tanah semoga kalian bisa tau dan bisa memahami tentang air tanah, dan semoga juga kalian bisa memanfaatkan air tanah dengan baik selalu menjaga kelestarian air.

Itulah sedikit banyak penjelasan tentang bagaimana proses terjadinya air tanah yang dapat saya sampaikan. semoga apa yang sudah kalian pelajari di atas dapat bermanfaat untuk untuk kalian semua. Terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here