Pengertian Konflik Menurut Para Ahli Paling Terkemuka

Pengertian Konflik Menurut Para Ahli Paling Terkemuka – Pada umumnya konflik merupakan sebuah gagasan untuk meruntuhkan yang lainnya. Namun definisi konflik menurut perkembangan zaman telah berubah menjadi sebuah perselisihan yang bentuknya fisik belaka. Terjadinya konflik disebabkan oleh beberapa perbedaan yang ditemukan dalam sebuah perdebatan karena titik temunya belum dapat dicapai seperti adat istiadat, pengetahuan, kebudayaan dan keyakinan. Negara Indonesia merupakan salah satu negara demokrasi yang mempunyai kemajemukan sehingga cukup besar potensi konflik dapat terjadi. Di Indonesia sendiri telah terjadi beraneka ragam contoh konflik sosial di masyarakatnya. Konflik tersebut sering disamakan dengan hal hal tentang kerusuhan yang berasal dari kekerasan.

Definisi konflik menurut para ahli dan kamus besar bahasa indonesia
Definisi konflik menurut para ahli dan kamus besar bahasa indonesia

Di mata dunia Internasional tersebut, negara Indonesia memiliki kemajemukan yang sepatutnya dijadikan sebagai kelebihan. Tetapi kemajemukannya malah dijadikan sebagai bibit perpecahan, Konflik sosial sendiri memiliki dampak yang dijadikan sebagai pemicu untuk meramu kembali di setiap anak bangsa. Sebenarnya kemajemukan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia tersebut dapat dijadikan sebagai suatu kekuatan dari negara itu. Jika kita membahas tentang konflik mungkin sering disamaartikan dengan hal hal negatif. Apakah konflik selalu memiliki dampak negatif? Lantas apa sebenarnya pengertian konflik menurut para ahli itu?

Berdasarkan bahasa Latin, istilah konflik berarti “Configere” yang artinya saling memukul. Selain itu definisi konflik secara sosiologi ialah sebuah proses sosial yang terjadi dalam kelompok maupun dua orang atau lebih. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan beberapa pengertian konflik menurut para ahli lengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Konflik Menurut Para Ahli Paling Terkemuka

Konflik dapat diartikan sebagai sebuah hal untuk media penyingkiran pihak lain oleh salah satu pihak agar mereka tidak berdaya dan hancur. Adapun definisi konflik lainnya yaitu bentuk pertentangan atau perbedaan pendapat, kepentingan, ide, dan paham yang terdapat diantara dua atau lebih pihak bersangkutan. Bentuk pertentangan tersebut dapat berupa non fisik maupun fisik. Pada awalnya pertentangan fisik berasal dari pertentangan non fisik yang mengalami perkembangan, baik bentuknya kekerasan violent (dengan kadar tinggi) maupun kekerasan non violent (dengan kadar rendah).

Pengertian dari konflik secara umum merupakan sebuah perbedaan atau pertentangan antara dua pihak maupun lebih terkait paham, ide, kepentingan dan pendapat masing masing. Selain pengertian secara umum, adapula pengertian konflik menurut para ahli. Adapun beberapa definisi konflik menurut para ahli yaitu sebagai berikut:

Zein

Definisi konflik menurut para ahli yang pertama disampaikan oleh Zein. Berdasarkan Zein, konflik dapat diartikan sebagai suatu pertandingan atau perdebatan demi sesuatu yang akan dimenangkan. Dalam hal ini konflik sering di hubungkan dengan adanya argumentasi, perjuangan, rusuhnya keadaan, ketidakjujuran akan sesuatu, kekacauan atau gejolak ketidakstabilan, perdebatan atau pertengkaran, serta konfrontasi atau peperangan.

Lacey

Pengertian dari konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Lacey. Menurut Lacey, konflik didefinisikan sebagai sebuah pergulatan, tujuan atau opini, penderitaan batin, pertarungan benturan, pergulatan mental dan pertengkaran kepentingan.

James W.Vander Zanden

Pengertian konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh James W.Vander Zanden. Pengertian konflik berdasarkan James W.Vander Zanden ialah sebuah pertentangan tentang kekuasaan, tujuannya sebagai penetral, tuntutan atau nilai hak kekayaan, menyisihkan atau merugikan lawan, serta wilayah atau status tempat yang saling berhadapan.

Ariyono Suyono

Definisi konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Ariyono Suyono. Berdasarkan Ariyono Suyono, konflik dapat diartikan sebagai keadaan atau proses penggalan yang dilakukan oleh kedua belah pihak melalui usahanya agar masing masing tujuannya tidak dapat dicapai karena masing masing pihak berbeda tuntutan, pendapat, maupun nilai nilainya.

Robert M.Z. Lawang

Pengertian dari konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Robert M.Z. Lawang. Konflik berdasarkan Robert M.Z. Lawang diartikan sebagai sebuah status nilai dan kekuasaan yang diperjuangkan agar diperoleh, dimana tidak hanya keuntungan saja yang diperoleh pihak yang berkonflik, namun saingannya juga harus tunduk kepadanya.

Berstein

Pengertian konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Berstein. Pengertian konflik berdasarkan Berstein ialah perbedaan atau pertentangan yang tidak bisa dicegah, serta pengaruh negatif dan positifnya yang diberikan memiliki potensi pada interaksi manusia.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Definisi konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Berdasarkan KBBI, definisi konflik ialah pertentangan, perselisihan atau percecokan.

Gillind dan Gillin

Pengertian dari konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Gillind dan Gillin. Konflik ialah proses sosial dalam menantang pihak lain secara langsung untuk menggapai tujuan kelompok atau individu melalui ancaman maupun kekerasan. Dengan kata lain pengertian dari konflik ialah sebuah perjuangan bersaing antar pihak, berusaha untuk membuat lawan hilang, membuat pihak lain menjadi tidak berdaya dan berupaya agar tujuannya dapat dicapai.

A.W Hijau

Pengertian konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh A.W Hijau. A.W Hijau menyampaikan pengertian konflik sebagai sebuah usaha melakukan pemaksaan atau perlawanan terhadap orang lain atau melakukan tindakan lain secara sengaja. Arti usaha dalam maksud suatu proses ialah kerjasama yang dijadikan sebagai sebuah kebaikan untuk membuat kehendak orang lain menjadi gagal secara sengaja.

Taman Dan Burgess

Definisi konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Taman Dan Burgess. Konflik ialah bentuk dari persaingan atau kompetisi yang berbeda. Dengan kata lain diantara kelompok individu atau individu tersebut melakukan perjuangan dalam bentuk persaingan, interaksi atau kompetisi tanpa adanya komunikasi ataupun kontak. Selain itu pelaksanaan konflik dipihak lain diartikan sebagai kontak yang terjadi pada suatu perlombaan karena sangat dibutuhkan dalam kondisi tersebut.

R.E Park

Pengertian dari konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh R.E Park. Menurut R.E Park, konflik ialah sebuah bentuk dari adanya interaksi.

Simmel

Menurut Simmel, konflik dapat didefinisikan sebagai sosialisasi yang terdapat dalam hubungan antar manusia.

Soerjono Soekanto

Pengertian konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Soerjono Soekanto. Pengertian konflik berdasarkan pendapat Soerjono Soekanto ialah proses yang dilakukan oleh masing masing kelompok ataupun individu dengan cara kekerasan maupun ancaman. Hal ini dijadikan sebagai wujud dari pertentangan yang dilakukan untuk lawannya.

Lewis A. Coser

Definisi konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Lewis A. Coser. Konflik berdasarkan Lewis A. Coser dapat diartikan sebagai suatu perjuangan tentang tuntutan atau nilai mengenai kekuasaan, status dan dimaksudkan untuk melenyapkan, menetralkan dan mencederai lawan.

Muchlas

Pengertian dari konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Muchlas. Menurut Muchlas, konflik ialah terjadinya sebuah tingkatan yang berbentuk interaktif pada individual, tingkatan organisasi pada kelompok maupun interpersonal.

Minnery

Berdasarkan pendapat Minnery, definisi konflik ialah interaksi yang terjadi diantara dua pihak atau lebih, dimana saling tergantung dan berkaitan satu sama lain tetapi memiliki perbedaan tujuan sebagai bentuk pemisahnya.

Faules dan Pace

Pengertian konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Faules dan Pace. Menurut Faules dan Pace, pengertian konflik ialah pertikaian yang disebabkan oleh beberapa alasan dan kemudian diekspresikan oleh individu satu dengan individu lain maupun kelompok satu dengan kelompok lainnya. Dalam hal ini, pertikaian dianggap sebagai sebuah perbedaan diantara dua individu atau lebih yang perlu dialami, diekspresikan dan diingat.

Poole dan Folger

Definisi konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Poole dan Folger. Konflik berdasarkan Poole dan Folger dapat diartikan sebagai suatu konflik berbentuk perilaku komunikasi yang perlu diekspresikan, dirasakan dan diketahui.

Devito

Pengertian dari konflik menurut para ahli selanjutnya disampaikan oleh Devito. Menurut Devito, konflik adalah sebuah interaksi yang bernama komunikasi antar individu, menciptakan suatu konflik yang tidak bisa disangkal karena memiliki perbedaan level.

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa pengertian konflik menurut para ahli lengkap. Definisi konflik secara umum ialah bentuk pertentangan atau perbedaan pendapat, kepentingan, ide, dan paham yang terdapat diantara dua atau lebih pihak bersangkutan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here