Pengertian Paragraf Deduktif, Ciri Ciri, dan Contohnya

Pengertian Paragraf Deduktif, Ciri Ciri, dan Contohnya – Pola penulisan paragraf menjadi materi dasar yang memang harus dikuasai oleh semua siswa. Untuk menuangkan ide pokok atau gagasan utama mayoritas orang cenderung memakai pola deduktif agar lebih mudah dipahami. Semua itu dapat terjadi karena letak ide pokok pada paragraf deduktif berada di awal sehingga pembaca mudah menangkapnya.

Meski terpampang nyata tapi tak semua mengetahui apa saja ciri ciri paragraf deduktif dengan benar. Sering kita temui kata “paragraf” dalam pelajaran bahasa indonesia, nah dengan itu pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan paragraf. Apasih paragraf itu? Kalian bisa mengartikannya sebagai susunan dari beberapa kalimat yang berisi sebuah gagasan atau ide. Untuk menyusun paragraf yang baik maka dipakailah dua pola yang sampai kini menjadi standar penulisan.

Ciri ciri paragraf deduktif

Paragraf dibedakan menjadi 2 jenis yaitu paragraf induktif dan paragraf deduktif. Induktif menempatkan gagasan utama pada akhir pagaraf untuk menjaga kesinambungan pernyataan khusus ke umum. Lain halnya pengertian paragraf deduktif yang memiliki makna sebaliknya. Pola deduktif memberi penekanan di awal kalimat sehingga pembaca pun bisa menangkap makna pada saat pertama kali membaca teks.

Dalam artilkel kali ini kita akan mempelajari apa saja ciri ciri paragraf deduktif. Selain itu, saya juga akan menjawab apa pengertian paragraf deduktif mengingat masih banyak siswa yang salah mengartikannya. Paragraf deduktif umumnya berada pada gagasan utama pada awal kalimat Jadi dalam paragraf ini mempunyai pola umum – khusus, biasanya pernyataan yang bersifat khusus diletakkan pada kalimat utama yang di ikuti oleh kalimat penjelas yang bersifat pernyataan khusus.

Pengertian Paragraf Deduktif, Ciri Ciri, dan Contohnya

Tak semua orang mampu menuangkan imajinasi menjadi bentuk tulisan yang mudah dipahami. Penyebabnya pun beragam mulai dari bingun memilih kata hingga tak menguasai struktur penulisan yang baik dan benar. Hal ini pun turut serta dirasakan oleh sebagian siswa yang duduk di bangku sekolah menengah.

Hampir semua siswa familiar ketika ditanya apa itu paragraf deduktif. Meski demikian tak semua mampu menjawab pertanyaan tersebut secara tepat. Secara garis besar materi yang berkaitan dengan ilmu tata bahasa satu ini sudah mulai diperkenalkan pada siswa ketika masuk ke jenjang SMP. Seiring berjalannya waktu, kita pun semakin dituntut untuk mengasai materi mulai dari menghafal definisi sampai ciri ciri paragraf deduktif.

Sedangkan contoh paragraf deduktif sendiri bisa kita jumpai dengan mudah. Tema yang diangkat pun cukup beragam mulai dari kebersihan, kesehatan, tentang pendidikan, dan lain sebagainya. Biasanya gaya penulisan tersebut dipakai pada majalah, koran, ataupun surat kabar lain.

Masalahnya, tak semua orang tau bahwa letak ide pokok pada paragraf deduktif berada di awal paragraf. Kalimat pertama adalah pernyataan umum kemudian kalimat selanjutnya sifatnya khusus. Akhir kalimat deduktif diakhiri dengan penjelasan. Mari kita belajar lebih dalam lagi tentang Pengertian paragraf deduktif, Ciri-Ciri, dan Contohnya, simak penjelasan nya dibawah ini

Apa Itu Paragraf Deduktif

Apa pengertian paragraf deduktif? sebagian siswa sering salah bahkan terbalik pada saat menjawabnya. Sebenarnya untuk membedakan paragraf pola deduktif dan induktif sangatlah mudah. Cukup perhatikan letak ide atau gagasan pokok bacaan apakah terletak di awal atau akhir.

Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan paragraf deduktif karena paragraf deduktif biasanya ada dalam pembelajaran bahasa indonesia. Apa itu paragraf deduktif? sederhananya, pengertian paragraf deduktif adalah gagasan utama yang berada pada awal kalimat.

Kamus besa Bahasa Indonesia (KBBI) menyatakan definisi paragraf deduktif sebagai bagian dari bab dalam karangan yang mengandung satu ide pokok di awal kalimat dan biasanya penulisannya dimulai dengan garis baru. Dari pengertian dia tas pun sebenarnya kita sudah bisa menyimpulkan ciri ciri paragraf deduktif seperti apa.

Baca juga: 12 Contoh Teks Iklan Singkat, Unik, Menarik Beserta Struktur dan Kaidahnya

Pada umumnya paragraf deduktif di kembangkan dengan pola deduksi yang bermula dengan pemaparan yang bersifat umum ke khusus. Paragraf deduktif bisa dilihat dari kalimat utama yang berada dalam awal paragraf atau alinea. Sedangkan kalimat setelahnya merupakan penjelas untuk mendukung gagasan utama. Gagasan utama atau ide pokok biasanya berupa pernyataan umum.

Jika kalian mendapat pertanyaan yang mengarah pada pengertian paragraf deduktif maka jawabannya cukup sederhana. Yakni jenis paragraf yang diawali pernyataan umum dan selalu diikuti pernyataan khusus.

Ciri Ciri Paragraf Deduktif

Sering kali kita membaca dan langsung mendapati maksud teks tersebut tanpa perlu selesai membaca. Ketahuilah bahwa sang penulis memakai pola deduktif dalam menulis paragraf sehingga pembaca bisa langsung menangkap makna.

Meski mengetahui definisinya tapi kita tak bisa menampik fakta bahwa siswa masih kesulitan menguasai materi. Olah karenanya, kalian pun perlu mempelajari dua ciri ciri paragraf deduktif itu sendiri. Keduanya pun terangkum secara lengkap beserta penjelasannya di buku pedoman bahasa. Namun untuk mempersingkat waktu saya pun juga sudah merangkumnya pada pembehasan berikut:

Letak Gagasan Utama

Ciri ciri paragraf deduktif pertama bisa kita amati pada letak gagasan utama yang ada di awal. Gagasan utama ini berisi kalimat yang akan menjelaskan isi paragraf secara rinci, dan menjadi cara untuk menjadi dasar untuk mengembangkan isi paragraf. Pemilihan kata yang bersifat deduksi pun biasanya turut dipakai oleh penulis untuk menciptakan kesan padat.

Penempatan gagasan utama di awal paragraf deduktif memiliki maksud agar pembaca dapat fokus pada apa yang akan dibahas. Dengan meletakkan ide pokok di awal maka pembaca dapat langsung memahami argumen ataupun isi bacaan yang akan dijelaskan. Hal ini menciptakan kejelasan dan memudahkan pembaca untuk mengikuti alur berpikir penulis.

Ciri ciri paragraf deduktif satu ini lebih mengedepankan aspek padat dan jelas pada kaliamt pertama. Letak gagasan utama di awal juga menciptakan kesan yang kuat mampu membuat pembaca terfokus pada ide pokok sebelum lanjut membaca pernyataan khusus sebagai argumen pendukung.

Saya sendiri sebagai pembaca pun juga lebih menyukai pola paragraf deduktif karena tidak bertele tele. Penggunaanya lebih cocok diterapkan untuk menulis berita, laporan, eksposisi, dan beberapa karya tulis lain.

Pola Kalimat Umum ke Khusus

Ciri ciri paragraf deduktif paling mencolok sebenarnya terlihat dari pola kalimat dari umum ke khusus. Gagasan utama yang sifatnya umum akan selalu diikuti oleh kalimat pendukung yang bersifat khusus. Biasanya berisi penjelasan, contoh, ataupun bukti yang bisa mendukung gagasan utama.

Biasanya ciri ciri paragraf deduktif sering muncul sebagai butir soal ujian yang sangat menyulitkan. Penggunaan pola kalimat umum ke khusus dalam paragraf deduktif memiliki maksud untuk membangun argumentasi secara sistematis. Dimulai dari pernyataan umum atau gagasan utama, bacaan kemudian berkembang lewat sajian pernyataan yang lebih spesifik dan detail.

Hal ini membantu pembaca untuk memahami maksud yang disampaikan secara bertahap. Dari pernyataan umum terlebih dulu lalu masuk ke argumen yang lebih terperinci. Pendekatan ini memberikan struktur yang jelas dan terorganisir dalam penyampaian informasi. Setidaknya itulah dua ciri ciri paragraf deduktif yang saya rangkum dari buku pedoman bahasa.

Contoh Paragraf Deduktif

Tanpa sadar sebenarnya ada banyak sekali contoh penggunaan pola paragraf deduktif di berbagai tema tulisan. Dalam konteks pendidikan sendiri pola tersebut sering diwujudkan dalam teks berita, teks pidato, dan lain sebagainya.

Contoh paragraf deduktif sendiri dapat kalian jumpai hampir setiap harinya. Misalnya saat membaca koran, majalah, surat kabar, maupun artikel di internet. Karena hanya sebagai pola kalimat maka temanya pun tak terbatas dan mencakup setiap aspek kehidupan. Jika kalian masih kesulitan membuat kalimat deduktif maka simaklah beberapa contoh singkat di bawah:

Paragraf Deduktif Singkat

Sepak bola sebagai objek dan bahasa sebagai subjek. Bahasa dijadikan oleh komentator untuk menjelaskan jalannya pertandingan, apa yang dilakukan oleh para pemain, pelatih, wasit dan juga hal-hal yang sifatnya di luar pertandingan, seperti data statistik dan informasi dari para pelaku pertandingan sepak bola. Oleh karena itu, komentator menjadi salah satu bagian yang penting untuk dituntut kehadirannya agar para penonton ataupun pendengar tak hanya sekadar dimanjakan dengan keseruan pertandingan, tetapi juga dapat menangkap informasi yang telah teralihkan.

Penjelasannya :
Pada kalimat awal dan kalimat kedua adalah uraian mengenai sepak bola dan bahasa. Kedua hal ini dijelaskan hingga berhubungan dengan pentingnya peranan komentator sehingga menjadi kesimpulan pada kalimat akhir, yang merupakan kalimat utama dari paragraf tersebut.

Contoh Paragraf Deduktif Tentang Kesehatan

Social distancing menjadi solusi dari pemerintah dalam mengatasi masalah pandemi yang saat ini terjadi. Hal ini dipilih karena bisa mengurangi resiko penularan antara satu orang dengan orang lainnya. Langkah ini juga sudah dijalankan di beberapa negara yang juga terkena pandemi virus COVID-19 seperti di Italia, Amerika Serikat, dan masih banyak lagi. Hal ini memang akan melimitasi mobilitas dari masyarakat, namun dinilai dapat mengurangi jumlah pasien dari pandemi global ini.

Penjelasannya:
Kita bisa melihat ide utama dari paragraf tersebut, yaitu “Social distancing menjadi solusi dari pemerintah dalam mengatasi masalah pandemi yang saat ini terjadi”, ini adalah ide utama yang mencoba untuk memberi gambaran umum dari paragraf ini. Selanjutnya, ide utama ini akan diikuti dengan kalimat-kalimat khusus yang menjelaskan maksud dari pokok gagasan tersebut.

Contoh Kalimat Deduktif

Polisi menangkap bandar narkoba di Bantul. Pelaku bandar narkoba diketahui merupakan seorang residivis. Ia beberapa kali masuk penjara, namun setelah ke luar dari penjara ia menjajakan barang haramnya kembali”.

Penjelasannya :
letak ide pokok atau kalimat utamanya berada di awal kalimat. Jika ditanya mana yang termasuk kalimat utama tentu jawabannya ada pada bagian “Polisi menangkap bandar narkoba di Bantul”. Sementara untuk kalimat berikutnya merupakan sebuah kalimat penjelas.

Pengertian paragraf deduktif yang sederhana adalah gagasan utama yang berada pada awal kalimat. paragraf deduktif di kembangkan dengan pola deduksi yang bermula dengan pemaparan yang bersifat umum ke khusus. Paragraf deduktif bisa dilihat dari kalimat utama yang berada dalam awal paragraf atau alinea. Sedangkan kalimat setelahnya merupakan penjelas untuk mendukung gagasan utama. Gagasan utama atau ide pokok biasanya berupa pernyataan umum

Sekian artikel singkat yang sedikit banyak membahas pengertian, ciri ciri paragraf deduktif, dan contohnya. Jika memang kalian masih memiliki kesulitan memahami materi maka silahkan mengajukan pertanyaan lewat kolom komentar.Semoga artikel ini bermanfat bagi pembaca maupun penulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here