Pengertian Aransemen, Tujuan, dan Jenisnya Lengkap

Pengertian Aransemen, Tujuan, dan Jenisnya Lengkap – Apabila membahas tentang musik tentunya terdapat beberapa hal yang berkaitan didalamnya. Salah satunya adalah aransemen musik. Apa yang dimaksud aransemen itu? Apa tujuan aransemen? Apa saja jenis jenis aransemen? Aransemen sendiri merupakan sebuah penyesuaian nomor suara penyanyi dengan komposisi musiknya sehingga tidak ada perubahan dalam esensi musiknya. Aransemen ini sesuai dengan instrumen musik yang berdasar pada ketersediaan komposisi di dalam musik itu sendiri. Akan tetapi dalam mengaransemen musik tentunya terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan.

Pelaksanaan aransemen musik sebenarnya tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan. Namun jika anda sudah mengetahui maksud dan tujuan aransemen serta unsur unsur didalamnya, tentu untuk mengaransemen musik lebih mudah dilakukan. Apakah anda tahu pengertian aransemen itu? Apa saja jenis jenis aransemen itu? Sebenarnya aransemen berfungsi untuk membuat orang lain mengingat sebuah lagu, menyesuaikan suara penyanyi dengan komposisi musiknya, serta untuk mengenang lagu tersebut dalam lingkup masyarakat. Dengan fungsi aransemen ini tentunya makna dari lagu tertentu lebih terlihat.

Pengertian aransemen musik dan contohnya
Pengertian aransemen musik dan contohnya

Seperti yang telah saya katakan di atas bahwa membuat aransemen lagu memang cukup sulit. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa teknik yang perlu anda perhatikan. Teknik aransemen ini dapat berupa ritme dan polanya, harmoni, beserta melodi. Setiap teknik tentunya memiliki maksud dan tujuan yang berbeda beda. Selain itu adapula struktur aransemen yang juga perlu anda perhatikan. Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian aransemen, tujuan aransemen dan jenis jenis aransemen lengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Aransemen, Tujuan, dan Jenisnya Lengkap

Berdasarkan Bahasa Inggris, kata aransemen berarti “Arrangement” yang maknanya penyelarasan antara not suara penyanyi dengan komposisi musik atau tersedianya komposisi musik yang berlandaskan sebuah instrumen lain sehingga tidak terjadi perubahan pada hakikat musik itu sendiri.

Definisi aransemen lainnya yaitu sebuah pelaksanaan usaha untuk menggelar karya musik dengan cara mencapai nilai artistik didalamnya sehingga bukan hanya memperluas teknisnya saja. Aransemen tersebut pada dasarnya memiliki struktur tertentu untuk menjadikan sebuah lagu dapat didengar lebih indah. Adapun struktur aransemen terdiri dari beberapa hal, diantaranya adalah:

  • Introduksi ialah sebuah melodi sebelum lagu mulai masuk di awal.
  • Lagu inti atau pokok.
  • Interlude ialah selingan musik yang berada di tengah lagu.
  • Coda ialah penutup atau bagian akhir dari lagu.

Selain pengertian aransemen di atas, tentunya adapula tujuan aransemen tersebut. Aransemen pada umumnya bertujuan membuat lagu menjadi lebih indah dan baik untuk didengar. Aransemen ini sebelum dibuat atau disusun harus memahami isi lagunya terlebih dahulu. Maka dari itu dengan mengaransemen ini tidak akan membuat makna lagu menjadi hilang. Biasanya aransemen lagu didasarkan pada pengetahuan, selera, keahlian, suasana hati dan pengalaman dari orang itu sendiri. Dengan kata lain pembuatan aransemen secara sederhana dapat berupa Interlude, Pemakaian Chord, Intro, Registrasi Suara, Ending dan sebagainya.

Jenis Jenis Aransemen

Setelah menjelaskan tentang definisi aransemen dan tujuan aransemen di atas. Selanjutnya saya akan membahas tentang macam macam aransemen. Jenis tersebut sering kali diartikan dan dimasukan sebagai komponen aransemen. Lantas apa saja jenisnya? silahkan simak penjelasan di bawah:

Aransemen Vokal

Jenis aransemen yang pertama ialah aransemen vokal. Aransemen Vokal ialah sebuah aransemen yang disusun dalam bentuk tiga suara, empat suara ataupun dua suara. Dalam hal ini paling mudah membuat aransemen vokal untuk kategori dua suara dalam lagu. Hal ini dikarenakan terlalu banyak syarat yang harus diperhatikan dalam penyusunan aransemen lagu berbentuk empat suara maupun tiga suara.

Setelah itu secara bersama sama harus menyanyikan lagu tersebut untuk mencoba hasil penyusunan aransemen yang maksimal dan baik. Jika saat percobaan terdapat rasa kurang memuaskan atau kurang maksimal, maka lagu dapat diaransemen lagi hingga hasil yang diperoleh memuaskan.

Aransemen Instrumen

Macam aransemen selanjutnya ialah aransemen instrumen. Pengertian aransemen instrumen ialah sebuah aransemen yang menggunakan alat musik untuk menyesuaikan lagunya. Jika kita menggunakan alat musik yang semakin lengkap, maka hasil variasi yang diciptakan cenderung lebih banyak. Maka dari itu pengetahuan ilmu nada lagu dan harmoni dapat dijadikan sebagai pedoman dalam penyusunan aransemen instrumen.

Sebuah aransemen musik sebenarnya memiliki beberapa bagian di dalamnya seperti di negara Italia berupa Partitura, di negara Perancis berupa Parte, di negara Belanda berupa Partituur, dan di negara Inggris berupa Part. Kebanyakan permainan partitur dalam aransemen instrumen selalu bergantian tugasnya. Sedangkan untuk semua partitur pada umumnya di aransemen voval akan berbunyi secara bersamaan.

Aransemen Campuran

Jenis aransemen selanjutnya ialah aransemen campuran. Definisi aransemen campuran ialah gabungan dari aransemen intrumen dan vokal. Kedua macam aransemen yang tersedia tersebut akan digabungkan menggunakan sebuah teknik. Namun yang paling dominan dalam penampilan aransemen campuran ialah vokalnya.

Sedangkan untuk memeriahkan dan mengiringi vokalnya menggunakan aransemen instrumen sehingga akan lebih sempurna penyajian pertunjukannya. Dalam hal ini terdapat seorang conductor atau dirijen yang akan memimpin jalannya penampilan susunan aransemen sehingga menjadi lebih seimbang.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian aransemen, tujuan aransemen dan jenis jenis aransemen lengkap. Aransemen merupakan penyelarasan antara not suara penyanyi dengan komposisi musik atau tersedianya komposisi musik yang berlandaskan sebuah instrumen lain sehingga tidak terjadi perubahan pada hakikat musik itu sendiri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here