Materi Aritmatika Sosial, Rumus, dan Contoh Soal

Materi Aritmatika Sosial, Rumus, dan Contoh Soal – Ketika kalian belajar matematika maka tidak akan asing lagi dengan rumus dan angka. Meski terkesan sistematis tapi faktanya mapel ini bahkan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Menghitung persentase laba rugi dalam suatu bisnis misalnya. Secara garis besar kalian harus menggunakan rumus aritmatika sosial untuk melakukannya.

Materi Aritmatika Sosial, Rumus dan Contoh Soal
Aritmatika Sosial

Tapi apakah anda bagaimana cara menyelesaikan contoh soal aritmatika sosial? Materi satu ini memang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dan hanya bisa dikerjakan menggunakan pemahaman kuantitatif. Contoh saat kalian menabung di bank ataupun melakukan transaksi jual beli. Keuntungan yang dapat kita peroleh bisa dihitung menggunakan aritmatika sosial selama menabung dalam waktu n tahun.

Dengan aritmatika sosial kita dapat menghitung kerugian atau keuntungan yang diperoleh pedagang. Materi satu ini pun turut menjadi butir soal ujian baik itu ulangan harian maupun ujian semester. Meski demikian masih banyak siswa mengeluh sulitnya menghafal rumus aritmatika sosial karena terkendala jumlah dan jenisnya.

Secara garis besar kalian akan menghafal beberapa rumus hitung yang terkesan variatif. Dalam artikel singkat kali ini saya juga telah mempersiapkan beberapa latihan soal agar kalian tidak canggung nantinya.

Materi Aritmatika Sosial, Rumus, dan Contoh Soal

Ketika berurusan dengan matematika siswa memang dituntut harus jeli dan teliti dalam mengerjakan. Satu satunya cara menghafal rumus paling cepat adalah dengan mengerjakan latihan soal secara terus menerus. Melalui serangkaian praktek itulah kalian bisa memahami materi aritmatika sosial secara jelas.

Aritmatika sosial memang dapat diartikan sebagai ilmu Matematika yang membahas tentang operasi sebuah bilangan secara dasar yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam perhitungan ini terdapat kaitan yang erat antara keuntungan, diskon atau rabat, neto, kerugian, tara dan bruto. Hal hal tersebut merupakan faktor penting terkait jual beli yang berkaitan dengan aritmatika sosial.

Baca juga : Rumus Tabung (Luas Permukaan dan Volume), Sifat, dan Contoh Soalnya

Hal hal yang berkaitan dengan aritmatika sosial tentunya memiliki rumusnya sendiri. Rumus aritmatika sosial tersebut digunakan untuk menyelesaikan contoh soal aritmatika sosial yang tersedia. Di bawah ini terdapat pembahasan mengenai materi aritmatika sosial beserta rumus dan contoh soalnya.

Apa Itu Aritmatika Sosial

Pengertian aritmatika sosial ialah materi Matematika yang membahas tentang operasi sebuah bilangan secara dasar yang berhubungan dengan kehidupan sehari hari. Untuk itulah tidak heran jika kita sering menjumpai kegiatan perdagangan atau jual beli dalam kehidupan sehari hari. Kegiatan ini berkaitan dengan konsep aritmatika sosial dalam Matematika. Kegiatan jual beli sendiri dilakukan oleh pembeli dan penjual.

Sampai di sini saya menganggap kalian sudah paham konsep dari materi yang akan kita bahas. Mari kita lanjutkan pembahasan menuju rumus aritmatika sosial dan contoh soal aritmatika sosial.

Keuntungan (Laba)

Aritmatika sosial dalam proses jual beli dapat dikaitkan dengan unsur laba atau keuntungan. Keuntungan dapat diperoleh seorang pedagang apabila harga jual barangnya lebih besar dibandingkan harga belinya. Rumus keuntungan atau laba secara matematis dinyatakan dalam bentuk persamaan seperti di bawah ini:

Untung = Harga penjualan – Harga pembelian

Kerugian (Rugi)

Rugi adalah kebalikan dari untung yang mana akan memberikan dampak negatif pada penderitanya. Terjadinya kerugian disebabkan apabila harga jual pada barangnya lebih kecil dibandingkan harga belinya. Secara garis besar kalian bisa menghitung kerugian dengan mudah. Adapun rumus kerugian tersebut yaitu:

Rugi = Harga pembelian – Harga penjualan

Diskon (Rabat)

Istilah diskon tentunya sering kita jumpai dalam pusat pusat perbelanjaan. Diskon ini bertujuan untuk menarik perhatian para pembelinya dengan cara memberikan potongan harga tanpa harus membuat rugi penjualnya. Di bawah ini terdapat rumus diskon yang dapat digunakan yaitu:

Diskon = Harga kotor – Harga bersih

Bruto, Neto dan Tara

Materi aritmatika sosial selnjutnya berkaitan dengan bruto, neto dan tara. Kita dapat menemukan ketiga hal ini dalam plastik plastik kemasan seperti plastik kopi, sabun, jajanan, bedak dan sebagainya. Adapun pengertian bruto, pengertian neto dan pengertian tara tersebut yaitu:

  • Bruto ialah massa kotor yang berasal dari jumlah tara dan neto (Bruto = Neto + Tara).
  • Neto ialah massa bersih.
  • Tara ialah massa kemasan atau karung.

Baca juga : Rumus Aturan Cosinus Beserta Contoh Soalnya

Bruto, Neto dan Tara memiliki hubungan tertentu yang dinyatakan dalam rumus aritmatika sosial. Adapun rumus hubungan bruto, neto dan tara secara matematis yaitu:

Neto = Bruto – Tara
Persentase Tara (% Tara) = Tara / Bruto x 100%

Bunga

Untuk menghitung bunga bank tentunya kita dapat menggunakan rumus tertentu. Adapun rumus bunga pada bank yaitu:

Bunga 1 tahun = i x p
Bunga n tahun = (n / 12) x i x p
Bunga n hari = (n / 365) x i x p

Keterangan:
p = Tabungan awal
n = Lamanya menabung
i = Suku bunga (%)

Contoh Soal Aritmatika Sosial

Setelah menjelaskan tentang materi aritmatika sosial dan rumus aritmatika sosial di atas. Selanjutnya saya akan membagikan contoh soal terkait aritmatika sosial tersebut. Adapun contoh soal dan pembahasannya:

1. Disebuah bank BUMN, Eka mendepositokan uangnya. Jumlah tabungan deposito selama 9 bulan kemudian bertambah menjadi Rp 9.540.000. Apabila per tahun suku bunganya 10%, hitunglah tabungan awal Eka?

Pembahasan.
Diketahui : Jumlah tabungan akhir = Rp 9.540.000; Lama menabung (n) = 9 bulan; Suku bunga tabungan (i) = 10 %
Ditanyakan : p = ?
Jawab :
Langkah pertama menentukan suku bunga selama 9 bulan dalam tabungan terlebih dahulu. Maka hasilnya:
p = (n / 12) x i
   = (9/12) x 10%
   = 7,5%

Setelah itu tabungan awal Eka dapat ditentukan dengan metode di bawah ini:
(100 / 100 + 6) x Tabungan Akhir = (100/106) x Rp 9.540.000 = Rp 9.000.00
Jadi besar tabungan awal Eka ialah Rp 9.000.000.

2. Diketahui 8 kantong gula pasir memiliki bruto 240 kg dengan masing masing memiliki tara 2%. Hitunglah neto gula pasir setiap kantongnya?

Pembahasan.
Diketahui : Bruto 7 kantong plastik = 240 kg, %Tara = 2%
Ditanyakan : Neto = ?
Jawab :
Contoh soal aritmatika sosial ini dapat diselesaikan dengan rumus aritmatika di atas. Adapun langkah langkah penyelesaian materi aritmatika sosial tersebut yaitu menentukan bruto pada 1 kantong gula pasir terlebih dahulu. Maka:
Bruto = 240 kg / 8 kantong =  30 kg

Lalu menentukan tara pada 1 kantong gula pasir, sehingga:
Tara = %Tara x Bruto
       = 2/100 x 30 kg
       = 0,6 kg
Neto = Bruto – Tara 
        = 30 kg – 0,6 kg
        = 29,4 kg
Jadi setiap kantong gula pasir memiliki neto sebesar 29,4 kg.

Demikianlah penjelasan mengenai materi aritmatika sosial, rumus aritmatika sosial dan contoh soal aritmatika sosial. Aritmatika sosial merupakan ilmu Matematika yang membahas tentang operasi sebuah bilangan secara dasar yang berhubungan dengan kehidupan sehari hari. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here