4 Hikmah Iman Kepada Rasul Allah dan Penjelasannya

4 Hikmah Iman Kepada Rasul Allah dan Penjelasannya – Iman merupakan salah satu aspek rohani yang wajib dimiliki oleh seluruh umat islam. Iman sendiri merujuk pada tindakan percaya dalam hati, menyatakan lewat lisan, dan mengamalkan lewat perbuatan.

Sebagai siswa tentu kita sudah sangat familiar dengan rukun iman pada mata pelajaran PAI. Rukun iman berisi pedoman untuk mempercayai segala hal dalam agama kita. Semua umat islam wajib mencontoh ajaran yang telah disampaikan oleh nabi dan rasul.

Hikmah Iman Kepada Rasul Allah
Hikmah Iman Kepada Rasul Allah

Apa yang akan kalian lakukan jika guru meminta sebutkan hikmah iman kepada rasul Allah? tak semua siswa mampu menjawabnya. Padahal pertanyaan demikian sering muncul sebagai butir soal ujian yang menyulitkan.

Tanpa kita sadari sebenarnya hikmah beriman kepada rasul sangatlah besar. Karena lewat tindakan itu kita bisa semakin dengan dengan ajaran nabi. Dengan demikian umat islam pun juga akan lebih mendekatkan diri pula dengan penciptanya.

4 Hikmah Iman Kepada Rasul Allah

Rukun Iman sebenarnya sudah mulai diajarkan pada siswa bahkan sejak berda di bangku sekolah dasar. Seiring berjalannya waktu guru pun akan terus menanamkan sifat sifat yang bersinggungan dengan rukun iman tersebut.

Tujuannya tak lain agar siswa tetap bisa mempertahankan bahkan menambah keimanan meskipun digempur arus perkembangan jaman. Penjelasan yang sedikit banyak membahas rukun iman pun juga tercantum di buku PAI.

Meski sangat penting tapi ternyata tak semua siswa mampu menjawab ketika diminta sebutkan hikmah iman kepada rasul dengan benar. Hal ini pun cukup lumrah karena hikmah beriman kepada rasul memang tak sepenuhnya di jelaskan dalam buku pedoman agama Islam. Kalian hanya bisa menemukannya jika sudah memaknai rukun iman ke 4 itu dari hati.

Baca juga: Arti Iman Kepada Rasul Allah Sesuai Quran dan Rukun Iman

Tentu masalah ini sangat krusial karena siswa perlu mencari sendiri informasi tersebut. Untungnya dengan perkembangan jaman kita bisa menambah referensi lewat internet. Untuk membantu kalian memahami apa saja hikmah beriman kepada rasul Allah maka saya menulis artikel ini.

Rukun Iman ke 4

Beriman kepada rasul adalah rukun iman yang ke 4. Sebagai umat islam kita wajib mengimani rukun iman. Tidak hanya mengimani saja akan tetapi kita juga harus bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari hari. Seseorang bari bisa dikatakan muslim atau beriman jika mereka telah menjalani pilar – pilar yang dimuat dalam rukun islam dan juga rukun iman.

Sebelum kita membahas apa saja hikmah iman kepada rasul alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dulu 5 pilar yang menjadi agama kita. Sebagai umat islam kita wajib mengetahui rukun iman yang terdiri dari dari enam yaitu :

  1. Iman kepada allah Swt.
  2. Iman kepada malaikat
  3. Iman kepada kitab allah
  4. Iman kepada nabi dan rasul
  5. Iman kepada hari kiamat
  6. Iman kepada qada dan qadar

Pada umumnya rukun iman sering diartikan sebagai menyakini dalam hati bahwa nabi dan rasul merupakan utusan allah Swt untuk menyampaikan kabar gembira dan juga ancaman untuk manusia. Siapa saja yang mengikuti ajaran rasul akan memperoleh hidayah dan petunjuk, akan tetapi jika sebaliknya barang siapa yang mengingkari rasulnya akan tersesat.

Jika beriman kepada rasul kita juga harus percaya kepada kitab allah karena rasul merupakan orang yang menyampaikan wahyu dalam bentuk perkataan maupun kitab yang dimukzizatkan kepadanya.

Pada artikel kali ini kita hanya akan membahas tentang hikmah iman kepada rasul agar kita lebih menguatkan iman kita kepada allah dan kitab bisa meniru apa yang sudah diajarkan oleh rasul yang tertuang dalam alqur’an dan hadist.

Sebutkan Hikmah Iman kepada Rasul

Rasul adalah manusia pilihan Allah SWT yang diutus untuk menyampaikan wahyu kepada manusia. Iman kepada rasul-rasul Allah SWT dilakukan dengan mempercayai bahwa Allah benar-benar menurunkan rasul-Nya untuk menyampaikan ajaran-Nya. Barang siapa saja yang mengikuti rasul-rasul itu akan memperoleh hidayah dan petunjuk. Sebaliknya, bagi yang mengingkari Rasul-Nya akan tersesat.

Allah Swt mewajibkan manusia untuk beriman kepada rasul pasti emiliki tujuan yang sangat penting. Salah satu hal tersebut sudah allah Swt sampaikan dalah kitabnya sebagi berikut :
Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS Al-Ahzab {33}:21)

Kita sangat perlu belajar tentang hikmah iman kepada rasul karena setiap muslim wajib menyakini dengan sepenuh hati dan juga mengamalkan setiap ajaran rasul agar selalu terbimbing di jalan allah.

Allah swt mengutus para rasul untuk menyampaikan kabar gembira sekaligus memberikan peringatan. Ini merupakan salah satu dari hikmah diutusnya para rasul kepada manusia. Adapun hikmah-hikmah dari kita beriman kepada rasul Allah adalah sebagai berikut:

Menambah Iman Kepada Allah

Hikmah iman kepada rasul yang paling utama adalah menambah keimanan serta ketaqwaan diri kepada Allah SWT melalui contoh yang telah diteladani oleh nabi dan rasul. Nabi dan rasul adalah orang-orang pilihan dengan akhlak yang mulia yang diberi tugas untuk membimbing dan memberi contoh manusia dalam beriman dan bertaqwa kepada Allah swt.

Baca juga: Perbedaan Kiamat Sugro dan Kiamat Kubro

Seseorang yang beriman kepada utusan-utusan Allah, maka akan timbul pula rasa cinta dan kagum sehingga ia akan terdorong untuk mengikuti setiap akhlak dan perbuatannya.

Semakin Dekat Dengan Kebaikan

Seseorang yang menjadikan nabi dan rasul sebagai teladan, tentunya tidak akan merasa rugi. Karena nabi dan rasul tidak akan pernah menyesatkan umatnya kepada keburukan. Hal ini pun tentunya menjadi salah satu hikmah iman kepada rasul karena kita lebih dekat dengan kebaikan.

Allah swt berfirman dalam (Qs. Al-Ahzab : 21). “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah“. (Qs. Al-Ahzab : 21).

Mampu Meniru Serta Mengamalkan Ajaran Nabi

Meniru sifat nabi dan rasul yang memiliki sifat-sifat wajib yakni siddiq, amanah, fatonah, dan tabligh. Sebagai ummat Rasulullah Muhammad SAW sebisa mungkin kita menirukan segala sesuatu yang dilakukan olehnya juga semua yang menjadi karakteristiknya. Hal ini merupakan tujuan sekaligus hikmah iman kepada rasul Allah.

Nabi Muhammad SAW bersifat benar, cerdas, amanah, dan tabligh. Meskipun dari segi tingkatan sangatlah mustahil diri kita menyamai kecerdasan dan sifat lainnya yang ada pada nabi, setidaknya diri kita telah berupaya mencontoh beliau dengan segenap kemampuan diri kita.

Meneruskan Dakwah dan Perjuangan Islam

Dengan keimanannya, meyakinkan dirinya bahwa dakwah islam harus terus berjalan meskipun nabi dan rasul terakhir. Muhammad saw telah wafat dan tidak akan ada lagi nabi atau rasul penerus. Oleh karena itu menjadi tugas umat nabi Muhammad saw, untuk meneruskan dakwah dan menyebarkan kebenaran Islam kepada manusia lainnya. Perhatikan Al Qur’an surat Al Jumuah ayat 2 berikut yang artinya:

Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan aya-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan hikmah. Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata”. (QS. Al-Jum’ah:2).

Itulah ulasan singkat mengenai esensi rukun iman kepada rasul. Kita sebagi umat muslim wajib mengimani iman kepada rasul untuk dijadikan sebagi pedoman hidup agar selamat dunia dan akhirat. Dari penjelasan tersebut saya harap kalian bisa memetik hikmah iman kepada rasul Allah dan mengamalkannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here