Contoh Soal Perbandingan Senilai Beserta Pembahasan Lengkap

Contoh Soal Perbandingan Senilai Beserta Pembahasan Lengkap – Pengertian perbandingan secara umum adalah selisih atau perbedaan dua hal atau lebih menggunakan pola tertentu yang sama. Perbandingan pada intinya mempunyai kesamaan meskipun sebenarnya berbeda. Misalnya perbandingan antara jumlah siswi dan jumlah siswa, Eko dengan Eki, Indah dengan Santi dan sebagainya. Perbandingan dalam Matematika dapat dibagi menjadi dua yaitu perbandingan berbalik senilai dan perbandingan senilai. Salah satu jenis perbandingan yang sering muncul dalam soal soal ujian Matematika ialah perbandingan senilai.

Bagaimana cara menyelesaikan contoh soal perbandingan senilai itu? Perbandingan Matematika tersebut tidak apat dilakukan apabila yang dibandingkan hanya satu benda, misalnya Indah dengan Indah atau Eko dengan Eko. Untuk itu yang dibandingkan harus berjumlah dua atau lebih, baik yang sejenis ataupun tidak sejenis. Perbandingan antara dua jenis yang berbeda dapat dilakukan seperti pesawat terbang yang dibandingkan dengan mobil. Yang dibandingkan dari kedua hal ini dapat berupa kecepatan, penumpang, harga, penggunaan bahan bakar dan sebagainya.

Pelaksanaan perbandingan memang lebih akurat apabila jenis benda yang dibandingkan sejenis. Perbandingan jenis ini dapat dinamakan dengan apple to apple. Perbandingan dalam Matematika dapat ditulis menggunakan garis miring (/) atau tanda titik dua (:). Perbandingan dalam Matematika secara umum memang terbagi menjadi dua kelompok yitu perbandingan berbalik nilai dan perbandingan senilai. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membagikan beberapa contoh soal perbandingan senilai beserta pembahasan lengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Contoh Soal Perbandingan Senilai Beserta Pembahasan Lengkap

Seperti yang telah kita ketahui bahwa ketika dibangku sekolah para siswa telah diajarkan mengenai materi perbandingan senilai dalam ilmu Matematika. Materi perbandingan secara umum tergolong dalam kategori aritmatika. Untuk itu perbandingan dapat diartikan sebagai usaha dengan menggunakan rumus perbandingan untuk membandingkan dua objek atau lebih. Beberapa hal yang dibandingkan dapat berbentuk nilai pelajaran, perselisihan umur, berat badan dan lain lain.

Baca juga : Materi Limit Fungsi Aljabar, Rumus, Metode dan Contoh Soal

Perbandingan secara sederhana merupakan penyederhanaan dari nilai pecahan. Untuk itu dapat diibaratkan bahwa nilai perbandingan ini dapat berbentuk x dan y atau a dan b. Cara menghitung perbandingan senilai dapat dilakukan dengan melalui metode aritmatika. Perbandingan senilai memiliki persamaan dalam nilai tetapnya. Apa yang dimaksud perbandingan senilai? Perbandingan senilai ialah usaha untuk membandingkan dua objek atau lebih dengan besar yang sama sehingga jika salah satu variabel mengalami pertambahan nilai, maka variabel lainnya juga bertambah nilai.

Rumus Perbandingan Senilai

Salah satu unsur penting untuk bisa menyelesaikan soal perbandingan senilai adalah mengerjakan sesuai rumus. Bayangkan saja jika kalian mengerjakan soal tanpa mengetahui rumus hitung terlebih dulu. Oleh karenanya, perhatikanlah rumus perbandingan senilai berikut:

Contoh Soal Perbandingan Senilai Beserta Pembahasan Lengkap
Rumus Perbandingan Senilai

Perbandingan senilai memang dapat didefinisikan sebagai perbandingan dengan harga atau komposisi pada besaran sejenis yang sama antara dua nilai atau lebih. Untuk itu komponen yang lainnya akan memiliki nilai yang naik apabila salah satu nilai komponennya naik. Cara menghitung perbandingan senilai tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan rumus di atas. Di bawah ini terdapat beberapa contoh soal dari perbandingan senilai beserta pembahasannya.

Contoh Soal Perbandingan Senilai

Satu lusin buku tulis memiliki harga sejumlah Rp 60.000,00. Tentukan harga 9 buku tulis?

Pembahasan.
Diketahui : 1 lusin buku = 12 buah = Rp 60.000,00
Ditanyakan : Harga 9 buku = ?
Jawab :
Dalam perbandingan senilai ini terdapat konsep bahwa besar nilainya sama. Untuk itu apabila terjadi pengurangan jumlah buku, maka akan terjadi pengurangan harganya. Maka dari itu perhitungan harga 9 bukunya akan menjadi seperti di bawah ini:
Harga 1 buku = Rp 60.000 / 12 buah
= Rp 5.000

Sehingga,
Harga 9 buku = 9 x Rp 5.000
= Rp 45.000
Jadi harga 9 buku tulis ialah Rp 45.000,00.

Contoh Soal Perbandingan Waktu

Seorang penulis dalam kurun waktu 1 jam dapat mengetik 1400 kata. Maka tentukan:
a. Jumlah kata yang diketik dalam waktu 1½ jam?
b. Lama waktu yang dibutuhkan apabila penulis bisa mengetik 2100 kata?

Pembahasan.
a. Contoh soal perbandingan senilai ini dapat diselesaikan dengan cara mengkonversikan satuan jam ke menit terlebih dahulu. Langkah ini bertujuan agar perhitungannya lebih mudah. Maka dari itu 1½ jam = 90 menit dan 1 jam = 60 menit.
60 menit → 1400 kata
90 menit → x kata

Baca juga : Merasionalkan Penyebut Bentuk Akar dan Contoh Soal Lengkap

Sehingga,
60 menit / 90 menit = 1400 kata / x kata
x kata = 90 . 1400 / 60
= 2100
Jadi jumlah kata yang diketik dalam waktu 1½ jam ialah 2100 kata.

b. Kemudian soal perbandingan senilai ini tidak membutuhkan langkah langkah konversi satuan. Maka dari itu hasilnya akan menjadi seperti di bawah ini:
1400 kata → 1 jam
2100 kata → x jam

Sehingga,
1400 kata / 2100 kata = 1 jam / x jam
x jam = 1 . 2100 /1400
= 1,5 jam
Jadi waktu yang dibutuhkan apabila penulis bisa mengetik 2100 kata yaitu selama 1,5 jam.

Contoh Soal Perbandingan SMA

Jarak yang ditempuh suatu mobil ialah 180 km dengan bahan bakar yang jumlahnya 30 liter. Jika mobil tersebut akan menempuh jarak 420 km, maka berapa jumlah bahan bakar yang diperlukan?

Pembahasan.
Contoh soal perbandingan senilai tersebut dapat diselesaikan dengan cara seperti di bawah ini:
180 km → 30 liter
420 km → x liter

Sehingga,
180 km / 420 km = 30 liter / x liter
x liter = 30 . 420 / 180
= 70 liter
Jadi jumlah bahan bakar yang diperlukan ialah 70 liter.

Contoh Soal Perbandingan SMP

Dalam waktu 6 hari suatu konveksi dapat menjahit pakaian sebanyak 200 potong. Jika penjahitan dilakukan selama 18 hari, maka berapakah jumlah pakaian yang dapat dijahit?

Pembahasan.
6 hari → 200 potong
18 hari → x potong

Maka,
6 hari / 18 hari = 200 potong / x potong
x potong = 200 . 18 / 6
= 600 potong
Jadi jumlah pakaian yang dapat dijahit ialah 600 potong.

Pembahasan Soal Perbandingan

Seorang pedagang roti dapat menjual 30 potong roti dengan harga Rp 240.000,00. Kemudian kue tersebut terjual lagi pada minggu selanjutnya berjumlah 2 lusin. Tentukan banyaknya uang penjualan kue tersebut?

Pembahasan.
Contoh soal perbandingan senilai ini dapat diselesaikan dengan cara seperti di bawah ini:
30 kue → Rp 240.000,00
24 kue → x

Sehingga,
30 kue / 24 kue = Rp 240.000 / x
x = 24 . Rp 240.000 / 30
= Rp 192.000
Jadi banyaknya uang penjualan kue tersebut ialah Rp 192.000,00.

Sekian beberapa contoh soal perbandingan senilai beserta pembahasan lengkap yang dapat saya bagikan. Perbandingan senilai merupakan perbandingan dengan harga atau komposisi pada besaran sejenis yang sama antara dua nilai atau lebih. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here