Contoh Gerak Tropisme pada Tumbuhan dan Penjelasannya

Posted on

Contoh Gerak Tropisme pada Tumbuhan dan Penjelasannya – Tumbuhan memiliki cara unik untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Misalnya tumbuhan menjalar yang akan condong mengikuti matahari, Atau tanaman kacang yang akarnya selalu mengikuti sumber air.

contoh gerak tropisme pada tumbuhan
Contoh Tumbuhan Gerak Tropisme

Kenapa bunga matahari kalau pagi selalu menghadap ke timur? atau putri malu yang menguncup ketika disentuh. Pertanyaan demikian mungkin sering terbesit di benak kalian. Ternyata fenomena itu terjadi bukan secara kebetulan. Respon tumbuhan itulah yang akhirnya disebut sebagai gerak tropisme.

Mengacu pada buku pedoman IPA kita bisa menjumpai berbagai jenis dan contoh gerak tropisme. Masing-masing tentu memiliki perbedaan signifikan baik dari aspek pengertian, konsep, serta faktor penyebabnya. Tugas kita sebagai siswa adalah menghafal materi tersebut.

Contoh Gerak Tropisme pada Tumbuhan dan Penjelasannya

Gerak Tropisme adalah sebuah gerak etionom yang terjadi pada tumbuhan. Gerak tropisme disebabkan oleh rangsangan yang berasal dari lingkungan sekitar tumbuhan.

tanpa perlu saya sebutkan pun sebenarnya banyak sekali contoh gerak tropisme yang bisa kita amati. Hanya saja masing-masing tumbuhan memiliki respon berbeda terhadap rangsangan. Misalnya paparan sinar matahari, air, pengaruh gaya gravitasi, hingga sentuhan dan tekanan.

Sebagaimana kita tau bahwa tumbuhan bukanlah makhluk hidup yang bergerak aktif. Setiap gerakanya selalu dipengaruhi rangsangan dari luar. Agar kalian lebih paham tentang apa saja jenis jenis gerak tropisme maka saya akan memberikan sedikit penjelasan.

Dalam artikel kali ini kita akan membahas apa saja contoh tumbuhan gerak tropisme. Saya juga telah mempersiapkan penjabaran yang tersambung dengan materi. Untuk lebih jelasnya simaklah artikel di bawah sampai selesai.

Tumbuhan Fototropisme

Fototropisme melibatkan pergerakan tumbuhan sebagai respons terhadap cahaya. Tumbuhan seperti bunga matahari menunjukkan contoh gerak tropisme saat terpapar sinar matahari. Hal inilah yang selanjutnya disebut sebagai fototropisme positif. Namun akar tumbuhan itu justru mengalami gerak yang berkebalikan yakni menjauhi paparan cahaya atau fototropisme negatif.

contoh tumbuhan gerak fototropisme
contoh tumbuhan gerak fototropisme

Proses fototropisme pada tumbuhan dapat terjadi karena pengaruh hormon dan pergerakan auksin. Proses ini dapat memberi manfaat signifikan bagi pertumbuhan tanamanan itu sendiri. Dengan terus mengarah sebagai respon terhadap cahaya maka fotosintesis akan menjadi optimal.

Adapun beberapa contoh tumbuhan gerak fototropisme aktif juga terjadi pada:

  1. Kacang panjang (batang dan daun).
  2. Tanaman padi (batang).
  3. Sirih Gading (baun).
  4. Jambu air (daun).

Tumbuhan Geotropisme

Geotropisme adalah gerak tumbuhan yang merespon gravitasi. Hampir semua akar tumbuhan sudah pasti mengarah ke bawah mengikuti gravitasi. Tapi saya akan berikan contoh gerak tropisme pada tumbuhan kacang tanah.

Kacang tanah memiliki akar yang menunjukkan geotropisme positif dengan pertumbuhan ke arah bawah tanah. Hal itu berbeda dengan batang yang menunjukkan geotropisme negatif dengan pertumbuhan ke arah permukaan tanah.

Statolit menjadi alasan utama mengapa semua tumbuhan memiliki respon gerak geotropisme. Statolit memiliki struktur yang peka terhadap gaya gravitasi. Sehingga semua jenis tumbuhan gerak tropisme pun dapat beradaptasi dengan kondisi tanah di lingkungannya masing-masing.

Adapun contoh tumbuhan gerak geotropisme lainnya adalah:

  1. Tanaman jagung.
  2. Pohon beringin.
  3. Kacang tanah.
  4. Jahe.
  5. Kunyit.
  6. Wortel.

Tumbuhan Hidrotropisme

Hidrotropisme adalah respon tumbuhan terhadap air. Akar tumbuhan menunjukkan hidrotropisme positif dengan tumbuh menuju sumber air. Menurut saya pribadi semua tanaman memiliki respon tersebut. Sehingga kita tak perlu repot mencari contoh gerak tropisme tumbuhan terhadap rangsangan air.

Gerak hidrotropisme melibatkan perubahan konsentrasi auksin dalam sel-sel akar. Kemampuan tumbuhan untuk menemukan dan mengakses sumber air memastikan kelangsungan hidupnya dalam berbagai kondisi lingkungan.

Adapun contoh tumbuhan gerak hidrotropisme adalah:

  1. Kacang tanah.
  2. Kacang panjang.
  3. Terong.
  4. Pohon kelapa.
  5. Pohon tebu.
  6. Pohon Sawit.
  7. Pohon Bakau.
  8. Pohon kelengkeng.

Tumbuhan Kemotropisme

Kemotropisme adalah gerak tumbuhan sebagai respon terhadap zat kimia. Contoh gerak tropisme yang tercipta akibat rangsangan bahan kimia dapat kita amati pada tumbuhan tomat dan mentimun. Serbuk sari pada stigma menunjukkan kemotropisme positif. Sementara beberapa tumbuhan menghindari zat kimia tertentu dengan kemotropisme negatif.

Mekanisme kemotropisme berkaitan dengan perubahan konsentrasi hormon dan respon sel terhadap zat kimia tertentu. Kemampuan ini memberikan keunggulan adaptasi pada tumbuhan dalam berinteraksi dengan lingkungan kimia yang kompleks. Selain itu, tumbuhan juga dapat terhindar dari berbagai zat berbahaya karena memiliki tingkat kepekaan lebih pada bahan kimia.

Adapun contoh tumbuhan gerak kemotropisme lainnya adalah:

  1. Tanaman wortel.
  2. Pohon kelapa.
  3. Pohon karet.

Tumbuhan Tigmotropisme

Gerak Tigmotropisme merupakan bentuk respon tumbuhan terhadap sentuhan atau tekanan. Gerak tropisme ini biasa terjadi pada tumbuhan merambat. Contoh gerak tropisme sebagai respon sentuhan terjadi pada Tumbuhan Putri Malu.

Apabila dipandang sekilas tanaman itu akan tampak biasa saja. Tapi ketika tangan kalian menyentuhnya maka setiap daun yang melakukan kontak fisik akan langsung kuncup. Gerak itu juga dapat diartikan sebagai mekanisme pertahanan diri terhadap ancaman dan hambatan.

Gerak tigmotropisme berkaitan dengan perubahan struktur sel dan pertumbuhan yang dipicu oleh sentuhan. Selain dapat melindungi dirinya dari berbagai kemungkinan buruk. Tumbuhan tigromotropis juga dapat tumbuh optimal berkat kemampuan merambat serta memanfaatkan keadaan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *