Rumus Debit Air, Cara Menghitung, dan Contoh Soal

Rumus Debit Air, Cara Menghitung, dan Contoh Soal – Apa yang dimaksud debit air itu? Pengertian debit air adalah laju aliran atau volume air yang melalui sebuah penampang melintang sungai setiap satuan waktu. Besar debit ini menurut sistem satuan SI dapat dinyatakan dalam bentuk satuan m³/dt (meter kubik per detik). Biasanya bentuk debit air tersebut dapat berupa hidrogatif aliran.

Bagaimana cara menghitung debit air? Bagaimana rumus debit air? Bagaimana cara menyelesaikan contoh soal debit air? Debit air tersebut menggunakan rumus yang merupakan perpaduan antara volume, waktu dan debit air itu sendiri. Materi debit air ini pada dasarnya telah kita pelajari ketika di bangku sekolah. Bahkan dalam kehidupan sehari haripun kita juga menerapkan konsep debit air, baik disadari atau tidak.

Ilustrasi Debit Air
Ilustrasi Debit Air

Banyak siswa yang mengeluhkan sulitnya menghitung debit air. Bahkan untuk kategori soal yang mudah sekalipun. Sebenarnya materi debit air ini cukup mudah untuk dipelajari. Hal ini dikarenakan rumus yang digunakanpun tidak terlalu banyak. Terlebih lagi hanya berkaitan dengan debit air, waktu dan volume air saja. Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang cara menghitung debit air, rumus debit air dan contoh soal debit air. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Rumus Debit Air, Cara Menghitung, dan Contoh Soal

Seperti yang telah saya jelaskan di atas bahwa debit air merupakan banyaknya jumlah zat cair yang melalui jarak penampang tiap satuan waktu. Satuan debit air sendiri dapat berbentuk volume per waktu, sehingga jenisnya dapat berupa m³/jam, ml/detik, liter/jam, liter/detik, m³/detik dan lain sebagainya.

Biasanya soal soal dalam debit air menggunakan satuan volume yang berbeda beda. Maka dari itu penting sekali memahami beberapa jenis satuan volume yang digunakan dalam debit air seperti di atas. Cara menghitung debit air dapat dilakukan dengan menggunakan rumus yang tersedia. Rumus debit air ini berkaitan dengan volume dan waktu yang saling dibandingkan.

Satuan debit air secara umum berguna untuk mengawasi daya tampung atau kapasitas air yang berada di bendungan atau sungai sehingga dapat mengendalikan volumenya. Selain itu adapula beberapa manfaat dalam perhitungan debit ait yaitu diantaranya:

  1. Menghitung curah hujan.
  2. Menghitung besarnya aliran di sungai.
  3. Menghitung banyaknya air yang berguna untuk aktivitas seperti menyiram tanaman dan sebagainya.
  4. Menghitung waktu yang diperlukan untuk mengisi ember atau bak mandi sampai penuh.

Rumus Debit Air

Meski terkesan mudah tapi sebenarnya tak semua sswa mampu menghitung debit air dengan benar karena berbagai alasan. Tapi problem paling relevan yang harus dihadapi siswa adalah menghafal rumus debit air itu sendiri.

Pada dasarnya rumus hitung tersebut sudah tercantum dalam buku pedoman matematika. Formulanya pun tak terlalu rumit sehingga mudah untuk dihafalkan meskipun oleh pemula sekalipun. Di lain sisi, guru pasti juga akan memberikan penjelasan secara detail pada kita semua.

Pasalnya tak jarang materi tersebut muncul sebagai butir soal ujian yang menyulitkan. Hal ini terbukti dari banyaknya frekuensi siswa yang gagal menghitung debit air pada soal.

Seperti yang telah saya bahas sebelumnya bahwa cara menghitung debit air dapat dilakukan dengan menggunakan rumus tertentu. Jika masih belum memahami materi maka simaklah rumus debit air di bawah:

Rumus Debit Air
Rumus debit air

Contoh Soal Debit Air

Di bawah ini terdapat beberapa contoh soal terkait materi debit air. Berikut contoh soal dan pembahasannya yaitu:

1. Air yang dikeluarlan oleh pipa air memiliki volume 10 liter per menit. Tentukan debit air yang berasal dari pipa tersebut menggunakan satuan liter per detik?

Pembahasan.
Diketahui : Volume = 10 liter; waktu = 1 menit = 60 detik
Ditanyakan : Debit air = ?
Jawab :
Contoh soal debit air tersebut dapat diselesaikan dengan rumus seperti berikut:
Debit = volume aliran/waktu aliran
Debit = 10/60
Debit = 0,167 liter/detik
Jadi besar debit air tersebut ialah 0,167 liter/detik.

2. Sebuah ember menampung air keran sebanyak 12 liter dengan kecepatan 0,25 liter/detik. Tentukan waktu yang diperlukan untuk memenuhi ember itu?

Pembahasan.
Diketahui : Volume = 12 liter; Debit air = 0,25 liter/detik
Ditanyakan : Waktu = ?
Jawab :
Waktu = volume aliran/debit air
Waktu = 12/0,25
Waktu = 3 detik
Jadi waktu yang diperlukan untuk memenuhi ember adalah 3 detik.

Baca juga: Rumus Rata Rata Diagram Batang Beserta Contoh Soalnya

3. Dalam saluran irigasi terdapat jumlah debit air sebanyak 2 m³/detik. Jika irigasi dialirkan dalam waktu 4 menit, maka tentukan volume airnya?

Pembahasan.
Diketahui : Debit air = 2 m³/detik; Waktu = 4 menit = 4 x 60 = 240 detik
Ditanyakan : Volume = ?
Jawab :
Volume = Debit air x waktu aliran
Volume = 2 x 240
Volume = 480 m³
Jadi banyaknya volume air adalah 480 m³.

Sekian penjelasan mengenai cara menghitung debit air, rumus debit air dan contoh soal debit air. Debit air merupakan laju aliran atau volume air yang melalui sebuah penampang melintang sungai setiap satuan waktu. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung diblog ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here